Foto: Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto
Lingkar keadilan, BANYUMAS - Menghadapi peningkatan signifikan volume penumpang selama arus balik lebaran, PT KAI Daop 5 Purwokerto mengingatkan pelanggan mengenai ketentuan barang bawaan yang berlaku di kereta api.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro menjelaskan bahwa setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi tanpa biaya tambahan dengan batas berat maksimum 20 kg dan volume maksimum 100 dm³. Dengan dimensi maksimal 70 x 48 x 30 cm.
"Jika saat boarding di stasiun, pelanggan diketahui membawa bagasi yang melebihi ketentuan tersebut, maka akan dikenakan bea sebesar Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi", jelas Krisbiyantoro.
Barang bawaan pelanggan dapat diletakkan pada rak bagasi di atas tempat duduk atau diletakkan di tempat lain yang tidak mengganggu atau membahayakan pelanggan lainnya serta yang tidak menimbulkan kerusakan pada kereta.
Bila barang bawaan beratnya melebihi 40 kg dan dimensi lebih dari 200 dm³ dianjurkan ikut layanan ekspedisi KAI Logistik, karena dengan ukuran tersebut tentu sudah mengganggu pelayanan penumpang lain.
Sementara barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa sebagai bagasi meliputi binatang, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya, senjata api/tajam, benda yang mudah terbakar/meledak, benda yang berbau busuk/amis atau benda yang karena sifatnya dapat mengganggu/merusak kesehatan dan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya, barang yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan, dan barang lainnya yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi karena keadaan dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi.
Daop 5 Purwokerto mencatat lonjakan yang signifikan pada volume penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto H2 +1 lebaran tanggal 2 April 2025 . Berdasarkan data pada Selasa (2/4), sebanyak 25.421 pelanggan akan naik dan 28.957 penumpang yang turun dari Stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto.
“Okupansi penumpang kereta api cukup tinggi sebanyak 25.421 dengan stasiun naik paling tinggi antaranya Stasiun Purwokerto : 6.914, Stasiun Kutoarjo : 4.669, Stasiun Kroya : 2.690, Stasiun Kebumen; 2.779, Stasiun Gombong : 2008, dan beberapa stasiun lainya”, Jelas Kribiyantoro
Lonjakan penumpang sudah kami antisipasi dengan berbagai langkah strategis, termasuk penambahan perjalanan kereta dan peningkatan layanan di stasiun. Kami juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun agar proses boarding berjalan lancar, tambah Krisbiyantoro.
PT KAI terus berupaya meningkatkan layanan agar pengalaman bepergian dengan kereta api semakin menyenangkan. Pelanggan diimbau untuk:datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari antrean panjang saat boarding, mematuhi aturan barang bawaan demi kenyamanan dan keselamatan bersama, memanfaatkan layanan Access by KAI untuk kemudahan pemesanan tiket dan informasi perjalanan hingga pencetakan tiket elerktonik.
Dengan mengikuti aturan dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar, aman, dan nyaman. PT KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan
Post a Comment