-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

KAI Daop 5 Kembalikan Barang tertinggal di Stasiun dan Kereta Senilai Puluhan Juta

Foto: Humas PT KA Daop 5 Purwokerto


PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto menunjukkan komitmennya terhadap integritas dan pelayanan terbaik kepada penggunajasa KA dengan mengembalikan barang-barang berharga senilai puluhan juta rupiah yang tertinggal di stasiun dan kereta.

Melalui fasilitas "Lost and Found" yang tersedia di Stasiun Purwokerto, Kutoarjo dan Cilacap, KAI Daop 5 Purwokerto berhasil mengidentifikasi dan mengembalikan berbagai barang berharga kepada pemiliknya. Barang-barang tersebut termasuk perangkat elektronik, perhiasan, serta dokumen penting.

Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyampaikan keberhasilan ini tidak terlepas dari peran serta para pekerja KAI serta fasilitas pengamanan CCTV yang membantu dalam pengawasan keamanan di stasiun dan kereta. "Kami sangat mengapresiasi kerja keras para pekerja KAI dan kecanggihan sistem CCTV yang telah membantu dalam menemukan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal kepada pemiliknya," ujarnya. 

Dalam laporan pada periode 21 Maret - 2 April 2025, KAI Daop 5 Purwokerto telah ditemukan barang yang tertinggal di Stasiun maupun di dalam kereta api sebanyak 90 buah. Temuan tersebut dikasifikasikan menjadi 6 buah barang dengan jenis makanan, 71 barang biasa (payung, kacamata, id card, dll) dan 13 barang berharga dengan total nilai estimasi mencapai RP36.340.000.

Adapun sampai dengan saat ini telah dikembalikan sebanyak 6 barang dan masih 84 buah. 

Proses pengembalian barang dilakukan dengan cermat dan teliti, termasuk verifikasi terhadap identitas pemilik barang untuk memastikan keabsahan pengambilan. 

"Kami memastikan bahwa barang-barang yang dikembalikan benar-benar milik pemiliknya. Hal ini sebagai bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen," tambah Krisbiyantoro.

Krisbiyantoro juga mengimbau kepada seluruh pelanggan kereta api untuk selalu memperhatikan barang bawaannya agar tidak tertinggal di stasiun maupun di dalam kereta.

 "Kami sangat mengharapkan kesadaran para penumpang untuk lebih teliti dalam membawa barang pribadi mereka. Sebelum turun dari kereta, luangkan waktu sejenak untuk memeriksa kembali tempat duduk, rak bagasi, dan area sekitar. Kami ingin memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan bebas dari kehilangan barang," ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa meskipun KAI memiliki sistem Lost and Found yang efektif, pencegahan tetap menjadi langkah terbaik untuk menghindari kehilangan barang berharga.

Sementara itu, pada masa angkutan lebaran 2025 dari tanggal 21 Maret – 3 April 2025 sebanyak 188.076 penumpang naik dan 333.172 penumpang yang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 5 Purwoketo.

Untuk keberangkatan dan kedatangan pada tanggal 3 April 2025, tercatat 26.620 penumpang yang berangkat dari Daop 5 dan 21.810 penumpang tiba di Daop 5 Purwokerto.

Stasiun Purwokerto masih menjadi pusat kepadatan dengan jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 6.878 penumpang dan kedatangan 6.636 penumpang dan stasiun Kutoarjo sebanyak 5.076 penumpang dan kedatangan 3.728 penumpang pada hari ini (3/4).

Dalam periode 21 Maret hingga 3 April 2025, Stasiun Purwokerto mencatatkan total 69.095 penumpang yang berangkat dan 91.658 penumpang yang tiba dan Stasiun Kutoarjo mencatatkan total 28.246 penumpang yang berangkat dan 62.773 penumpang yang tiba.

Krisbiyantoro, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi Purwokerto, mengucapkan terima kasih kepada semua pengguna jasa kereta api. KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan demi kenyamanan dan keselamatan perjalanan penumpang.

Post a Comment

Post a Comment